Syaimbara Nyi Mas Gandasari

Salah Satu Adegan Lakon Nyimas Gandasari
Salah Satu Adegan Lakon Nyimas Gandasari

Ki Gedeng Selan Pandan melakukan tarak tapa di Patapan Gunung Mendang karena menginginkan seorang putra yang dapat meneruskan peran dirinya. Siang malam Ki Gedeng Sela Pandan melakukan tarak tapa sehingga Hyang Murba Wisesa memberinya seorang putri yang kemudian diberinama Nyi Mas Pamuragan. Setelah Nyi Mas Pamuragan agak besar diserahkan kepada Sunan Jati untuk diberi pengajaran dan pendidikan.

Sunan Jati memberi banyak pelajaran kepada Nyi Mas Pamuragan berbagai ilmu yang dapat diandalkan dalam segala hal terutama ilmu kanuragan. Hal ini karena Nyi Mas Pamuragan seorang wanita yang cerdas yang dapat menangkap secara cepat segala pelajaran yang diberikan oleh Sunan Jati, sehingga kepandaian Nyi Mas Pamuragan terkenal ke berbagai negara. Nyi Mas Pamuragan sebagai wanita yang memiliki kesaktian yang luar biasa dan cantik parasnya membuat para kesatria dari di berbagai negara banyak yang tertarik padanya. Banyak lamaran dan pinangan silih berganti datang ke Ki Gedeng Sela Pandan yang bermaksud menjadikan Nyi Mas Pamuragan sebagai calon isterinya, namun lamaran dan pinangan itu selalu ditolak Nyi Mas Ganda Sari. Sebagai wanita yang memiliki kemampuan lebih di atas kebanyakan orang, maka tentu saja Nyi Mas Pamuragan menginginkan pendamping yang dapat memimpin dirinya, hal ini tentu saja harus melalui sebuh ujian dan seleksi yang dapat dijadikan sebagai media untuk tujuan tersebut. Akhirnya Ki Gedeng Sela Pandan atas permintaan Nyi Mas Ganda Sari membuat sebuah syaimbara bahwa barang siapa yang dapat mengalahkan dirinya dalam pertarungan yang diselenggarakan dalam syaimbara tersebut maka dia layak dan berhak menjadi suaminya.

Dengan adanya syaimbara yang di selenggarakan oleh Nyi Mas Gandasari tersebut, maka berdatanganlah para kesatria, ki gedeng, narpati, dan bupati dari berbagai daerah ke Gunung Mendeng di Patapan Sela Pandan. Pada waktu yang telah ditentunkan pertandingan adu jurit (perang tanding) antara Nyi Mas Gandasari dan para peserta syaimbaram banyak mayarakat dan para prajurit dari berbagai darerah menjadi penonton dan bersorakan untuk memberi semangat kepada para peserta syaimbara. Satu persatu para peserta syaimbara maju ke medan jurit (Palagan Sela Pandan) dan mereka dapat dikalahkan oleh Nyi Mas Gandasari.

Disarikan dari Kecapi Sejarah oleh Muhamad Mukhtar Zaedn

Diterbitkan oleh

Muhamad Mukhtar Zaedin

Pengurus Pusat Konservasi dan Pemanfaatan Naskah Klasik Cirebon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s